Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Gunung Papandayan, Cocok untuk Pendaki Pemula

Mendaki adalah aktivitas yang punya tantangannya tersendiri. Jika kamu masih belajar, Gunung Papandayan cocok untuk pendaki pemula. Tingginya 2.665 meter di atas permukaan tanah.

Merupakan gunung strato volkano aktif. Terletak di Kecamatan Cisupan, Garut, Jawa Barat. Jaraknya kurang lebih 70 kilometer dari Kota Bandung.

Walau sedikit menguras tenaga karena suhu dingin, Papandayan punya jalur pendakian tidak panjang. Beberapa tanjakan cukup terjal namun medannya termasuk landai. Banyak air bersih pada beberapa titik persediaan.

Sehingga Papandayan bisa dimanfaatkan untuk belajar mendaki bagi para pemula. Tidak hanya itu, masih ada alasan lain mengapa Gunung Papandayan banyak direkomendasikan karena cocok untuk pendaki pemula.

Alasan Gunung Papandayan Cocok untuk Pendaki Pemula

Buat kamu yang berencana mendaki Papandayan, tidak perlu khawatir jika kehabisan air di tengah jalan. Persediaan air mudah ditemukan pada beberapa pos.

Beberapa pos tersebut antara lain Pos Pendakian Puncak Kawah, Pos Persimpangan Pondok Salada – Gubber Hood, hingga Pos Salada. Sehingga dipastikan kamu tidak akan kekurangan air bersih.

Airnya berasal dari mata air Gunung Papandayan. Kamu boleh mengisi persediaan air bersih pada tiap pos. Karena sumber airnya selalu mengalir. Tidak heran kalau Gunung ini cocok untuk pendaki pemula.

Sepanjang jalur pendakian ada warung menjajakan makanan alternatif seperti mie instan sampai nasi goreng. Kamu bisa pergi ke Pasar Cisurupan dekat gunung ini untuk beli bahan makanan bergizi sebagai persiapan saat mendaki.

Urusan buang air besar atau kecil tidak perlu jadi hambatan saat mendaki tempat ini. Terdapat beberapa toilet untuk memudahkan para pendaki. Tarifnya sebesar Rp. 2.000.

Rute Pendakian Gunung Papandayan untuk Pendaki Pemula

Sebelum mendaki, perlu mengecek perlengkapan administrasi oleh relawan – relawan sekitar. Pengecekan ini dilakukan di Camp David atau Pos 1. Dari sini akan mulai menyusuri medan batuan belerang.

Setlah kurang lebih lima menit, mata akan langsung disuguhkan oleh medan terbuka. Kamu bisa melihat aktivitas kawah – kawah. Beberapa seperti Kawah mas, Kawah Baru, Kawah Nangkla.

Lanjut menuju Pos Puncak Kawah. Biasanya pos ini digunakan sebagai tempat istirahat. Sebaiknya memakai maser karena bau belerang kawah mulai tercium kuat. Gunanya melindungi pernapasanmu.

Pos Puncak Kawah menyediakan beberapa warung penjual makanan seperti gorengan, mie, minuman hangat. Makanya Gunung Papandayan cocok untuk pendaki pemula karena kamu tak perlu ketakutan kehabisan bahan makanan.

Selanjutnya menuju Pos Pondok Salada ke arah lembah. Ada jalan setapak yang bisa kamu lewati selama 10 menit dibanding lewat sungai. Karena terkadang di beberapa area bisa terputus akibat longsor.

Untuk masuk ke Pos Pondok Salada juga menuju Bukit Lawang Angin, perjalanan ditempuh sejauh 300 – 400 meter dengan medan landai. Sebelum menuju bukit, diminta daftar ulang nomor pendakian supaya jumlah pendaki terlacak.

Pondok Salada cocok untuk pendaki pemula, sehingga biasa dijadikan tempat berkemah karena lahannya luas. Berlokasi di Hutan Mati. Ada fasilitas warung juga toilet. Kamu bisa menemukan pipa – pipa mata air.

Hutan Mati banyak mengandung kabut sehingga pemandanganmu bisa saja terlihat buram. Jika ingin melihat kawah berisi batu dan lumpur, coba menunggu sampai kabut hilang. Jangan berpisah dengan rombongan ya.

Nah, sebelum tiba di ujung gunung, Padang Edelweis Tegal Alun merupakan spot terakhir yang bisa dikunjungi. Harus melalui medan terjal dulu sekitar 50 – 60 derajat supaya bisa menikmati panorama.

Jarak dari Hutan Mati ke punggung gunung menuju Padang Edelweis sekitar 500 meter. Walau disebut cocok untuk pendaki pemula, kamu tetap melewati jalur tanah menanjak dan gembur, sehingga terasa melelahkan.

Jangan salah, rasa capek itu akan segera dibayar dengan panorama hamparan bunga Edelweis di padang Tegal Alun. Akhirnya kamu sudah menaklukkan satu gunung sebagai langkah awal belajar mendaki.

Gunung Papandayan memang cukup terkenal oleh kalangan para pendaki. Jika kamu meminta saran dari ahli, Papandayan pasti jadi rekomendasi pertama karena cocok untuk pendaki pemula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik