Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Menyaksikan Daya Tarik Pantai Glagah, Pemecah Ombak Terkenal

Bagi kamu yang ingin plesir ke daerah Jogja, daya tarik Pantai Glagah tampaknya wajib untuk ditengok. Lokasinya ada di Desa Glagah, Temon, Kulon Progo, Yogyakarta.

Pantai ini terkenal akan laguna dan tetrapod betonnya yang berfungsi memecah ombak dengan maksimal. Sehingga deburan ombak di pinggir pantai menambah kesan keindahan saat berfoto.

Walau tidak seterkenal Pantai Parangtritis khas Jogja, nyatanya Glagah punya keunggulan tersendiri. Ada beberapa kegiatan kalau kamu ingin menghabiskan liburan di tempat wisata ini.

Kegiatan yang Bisa Dilakukan

Salah satu kegiatan di tempat ini bisa menjadi daya tarik Pantai Glagah bagi kamu penggemar aktivitas memancing. Cukup siapkan peralatan memancing pribadi saat akan berkunjung ke lokasi.

Ada 2 pilihan tempat untuk memancing, yaitu kawasan Laguna dan kawasan Tetrapod. Jika baru pertama kali, disarankan untuk memancing di Laguna saja. Karena kondisinya jauh lebih aman.

Sementara Tetrapod beton, kamu harus berhati – hati karena akan terhampar ombak yang lumayan besar. Ikan yang dapat dipancing seperti nila, betutu, gabus, betik, belanak, dan lain – lain.

Selain memancing, kamu bisa menyaksikan panorama matahari tenggelam. Untuk dapat menikmati sunset, pastikan cuaca sedang cerah. Sekitar pukul 4 sore adalah waktu terbaik menanti sunset sambil jalan – jalan.

Tidak hanya itu, waktu tersebut sangat tepat untuk menengok hamparan ombak besar yang terpecah karena mengenai tetrapod beton. Ada Stupa Cagar Budaya yang bisa kamu kunjungi sambil menunggu matahari terbenam.

Tepat di bagian pesisir, tampak perkebunan buah naga dengan nama Agrowisata Kusumo Wanadri. Kawasan ini bisa untuk berkeliling sambil mendapatkan informasi singkat mengenai buah naga.

Buah naganya bisa dibeli dengan harga murah. Biasanya dibandrol sebesar Rp. 15.000 untuk ukuran kecil. Ukuran besar harganya Rp. 30.000. Menikmati deburan ombak ditemani buah naga sepertinya menyenangkan.

Keunggulan dari Pantai Glagah

Sebagai pemecah ombak, tentunya laguna menjadi khas dari daya tarik Pantai Glagah. Laguna berbentuk agak cekung dengan isi air laut pasang. Lama – lama cekungannya semakin luas membentuk telaga.

Biasanya dimanfaatkan sebagai wisata air. Perahu kayuh, perahu kano, sampan kecil bisa kamu temukan di sana. Kawasan tersebut cukup ramai dikunjungi anak kecil karena airnya tenang.

Keunggulan lain dari Glagah ialah tetrapodnya. Karena terkenal memiliki ombak besar, maka dibangunlah tetrapod beton tersebut. Ini menjadi daya tarik Pantai Glagah karena cukup dikenal masyarakat.

Strukturnya terbuat dari beton kaki empat. Berfungsi sebagai pemecah ombak agar tidak memasuki area bibir pantai. Di antara jajaran beton itu, terdapat jalan setapak ke dermaga.

Selain sebagai akses ke dermaga, lokasi ini juga dimanfaatkan sebagai area memancing. Kegiatan mencari ikan bersama angin laut juga deburan ombak dapat kamu abadikan melalui foto. Hasilnya akan sangat indah.

Beberapa pengunjung juga memanfaatkan jalan setapak tersebut untuk mengabadikan foto. Dengan latar belakang ombak beserta betonnya akan memberi kesan estetika.

Jika belum puas, Stupa Cagar Budaya bisa menjadi alternatif daya tarik Pantai Glagah untuk menikmati keindahan alam. Stupa tersebut merupakan situs bersejarah. Oleh karenanya dijadikan kawasan cagar budaya.

Berdasarkan penuturan warga lokal, stupa tersebut peninggalan abad ke-6 Masehi, masa pemerintahan Bupati Cangakmengeng. Berlokasi di wilayah Kadipaten Sios. Selain itu juga sebagai tempat bertapa Nyi Sekar Kenanga, anak gadis bupati.

Terdapat peninggalan sejarah lain pada kawasan tersebut. Seperti gong juga dua buah batu yang ditemukan warga lokal. Batu Lingga dan Batu Yoni merupakan simbol kesuburan berbentuk alat kelamin pria dan wanita.

Seluruh kegiatan dan keunggulan dari daya tarik Pantai Glagah di atas bisa kamu nikmati dengan tiket sebesar Rp. 4.000 per orang. Beberapa fasilitas di dalamnya dikenakan tiket terpisah bertarif Rp. 5.000 sampai Rp. 20.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik