Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Sejarah Festival Bunga Tomohon, Sulawesi Utara

Sejarah Festival bunga Tomohon merupakan salah satu representasi harafiah dari suatu kota bunga. Tomohon merupakan salah satu kota dengan kekayaan bunga yang melimpah, karena terdapat lanskap hijau dari pegunungan, dan warna warni bunga yang menjadi Khas.

Gemburnya tanah vulkanis yang ada di wilayah tersebut membuat cerita tentang sebuah kota tersebut dapat ditanami oleh berbagai tumbuhan, terutama oleh setiap jenis bunga. Perpaduan warna kuning, orange, ungu, merah, hingga putih yang pasti mempercantik setiap sudut rumah.

Sejarah Festival bunga Tomohon juga merupakan bukti potensi agrowisata kota tersebut. terdapat berbagai tanaman hias dalam pot yang biasanya dijual pada kios-kios dipinggir jalan. Festivalnya sendiri sering diadakan satu tahun sekali.

Perlu diketahui bersama, bahwa festival tersebut merupakan acara International, yang di mana, bukan hanya warga Tomohon atau Indonesia saja yang bisa menonton. Kebanyakan para pengunjung atau tamu sangat penasaran dengan keindahan flower yang ditampilkan.

Sejarah Festival Bunga Tomohon

TIFF atau merupakan kepanjangan dari Tomohon Internasional Flower Festival telah diselenggarakan sejak tahun 2008 lalu. Kemudian dilanjutkan sebagai ajang dua tahunan yang terjadi di tahun 2010, 2012. Namun, ada perubahan pada 2015, yang di mana festival tersebut akan diadakan satu tahun sekali.

Tiff sendiri merupakan awal dari hajatan ulang tahun Kota Tomohon pada tahun 2006. Di mana para pemerintah setempat mengadakan pawai dalam bentuk parade kendaraan yang sudah dihias. Pada bulan agustus di tahun 2006, digelar kembali pawai tersebut.

Pawai itu, berisi kurang lebih 600 kendaraan bermotor, iring iringan bendi serta pedati sapi yang telah dimodifikasi oleh berbagai bunga dengan ciri khas serta warna yang sangat beragam. Dari sini, bunga dijadikan sebagai identitas yang digunakan untuk promosi pariwisata di Tomohon.

Melihat besarnya antusias para masyarakat, membuat pemerintah Kota Tomohon berinisiatif agar menggelar event tournament of flowers tahun 2008, karena memiliki dampak positif yang sangat nyata, berserta memiliki multiplier effect yang cukup luas.

Dalam persiapan tersebut yang diadakan pertama kali pada 2008, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bersama Istrinya Ibu Hj. Anni Bambank Yudhoyono mengunjungi kota Tomohon, untuk melihat sekaligus berbincang dengan para petani disana.

Event ini sendiri ditargetkan agar bisa meningkatkan arus kunjungan wisatawan baik dalam domestic maupun mancanegara. Sehingga kota Tomohon serta provinsi Sulawesi Utara akan lebih dikenal serta menjadi salah satu tujuan para wisatawan asing.

Fakta Menarik Mengenai Festival Bunga Tomohon

Bukan hanya membahas sejarah festival bunga Tomohon, kami juga akan memberikan berbagai informasi mengenai beberapa fakta menarik mengenai festival tersebut. fakta menarik pertama adalah festival ini rutin digelar setiap tahun.

Jadi, untuk kamu yang penasaran, bisa langsung datang dan melihat. Tapi kamu juga harus datang pada tanggalnya. Parade bunga sendiri biasa digelar pada 8 agustus. Sebenarnya, tanggal ini juga dirancang agar memudahkan para wisatawan agar bisa mengetahui tanggal paradenya.

Berbagai jenis yang biasa tumbuh disana sangat bervariasi. Mulai dari dahlia ungu dan merah, jenis lili serta krisan putih cerah dan kuning, terdapat banyak jenis yang sangat cantik, sehingga tidak heran bahwa kota tersebut dijuluki sebagai kota Bunga.

Dalam festivalnya sendiri bukan hanya menampilkan parade, tapi terdapat beberapa hal menarik lainnya, seperti tarian-tarian khas kota itu, model-model cantik dari berbagai ajang dan menggunakan baju desain khusus.

Sejarah festival bunga Tomohon biasanya dihadiri oleh turis asing dari berbagai Negara, seperti Jepang, Korea, Belanda, Singapura dan Amerika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik