Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Street Food di Jakarta yang Wajib Dicoba

Untuk Kamu yang sering kelaparan, street food di Jakarta adalah solusinya. Jakarta merupakan kota dengan banyak spot fine dining dengan berbagai kemewahan dan kelezatan makanannya.

Tidak kalah menarik, street food Jakarta yang murah dan kelewat ramai sampai sering membuat jalanan macet. Ada berbagai kuliner menggoda, dengan konsep tenda diterangi gemerlap lampu ibu kota.

Kuliner pinggir jalan ini merupakan pilihan terbaik untuk Kamu yang ingin makan tetapi tidak terlalu kenyang. Harga untuk berbagai jajanan tersebut tidak membuat kantung Kamu jadi bolong.

Street Food di Jakarta Bikin Kamu Gagal Diet

Saat berkunjung ke ibu kota, belum lengkap rasanya apabila tidak berkunjung ke street foodnya. Memiliki rasa khas dan tentunya tidak akan ditemukan di daerah lain, pasti bisa bikin Kamu ketagihan.

  1. Bubur Ayam Barito, Gandaria

Kuliner jalanan yang sudah populer sejak dahulu, terletak tidak jauh dari Pasar Barito, Jakarta Selatan. Harga mulai dari Rp.19.000 sampai dengan Rp.22.000 untuk bubur spesial dengan telur.

Bubur ayam ini masih menjadi favorit di ibu kota. Bubur ini masih menjadi incaran para pecinta kuliner yakni rasa gurih, renyah, disajikan dengan daging ayam, dan cheese stik di atasnya.

  1. Roti Bakar Eddy

Untuk Kamu yang suka jajan roti bakar, street food di Jakarta memiliki rekomendasi yang bisa jadi pilihan. Roti Bakar Eddy yang sering menjadi tempat nongkrong anak muda di Jakarta.

Roti bakar empuk, manis, gurih semua tercampur dalam satu gigitan tentunya akan membuat Kamu ketagihan. Saat ini, tidak sulit untuk menemukan Roti bakar eddy karena sudah buka banyak cabang.

  1. Seafood 68 Santa

Tempat sederhana dengan sajian seafood lezat tentunya membuat seafood 68 Sanda mampu bersaing dengan restoran mewah. Menu andalan yang tersedia seperti kerang dara, telur kepiting, udang, cumi, dan otak-otak.

Harga berbeda jauh dengan restoran, mulai dari Rp. 15.000 Kamu sudah bisa kenyang makan seafood. Berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi, Senopati, Jakarta, Kamu bisa mengunjunginya menggunakan berbagai kendaraan.

  1. Nasi Goreng Kebuli Apjay, Panglima Polim

Untuk Kamu yang mengaku sebagai penggemar nasi goreng, belum lengkap kalau belum makan kebuli Apjay saat ke street food di Jakarta. Nasi goreng menggunakan berbagai rempah, beraroma harum.

Penyajian cepat, membuatmu tidak perlu menunggu lama. Harga untuk satu porsi nasi goreng kebuli apjay sekitar Rp. 26.000. Nasi Goreng ini terletak di Jalan Panglima Polim IX, Apotek Century.

  1. Sate Ayam dan Kambing RSPP, Blok M

Sate legendaris Jakarta sejak tahun 1990-an. Sesuai dengan mananya, lokasi dari sate ini terletak dekat Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Pembakarannya masih menggunakan kipas tradisional dengan arang.

Hal tersebut tentu membuat bumbu dari sate meresap secara sempurna. Sate ini sudah memiliki beberapa cabang yakni di Fatmawati dan Cilandak. Untuk satu porsinya, Sate ini dibanderol harga Rp.27.500.

  1. Dimsum Mbledos, Radio Dalam

Street food di Jakarta tentu tidak akan lengkap apabila belum ada dimsum. Dimsum mledos menawarkan berbagai varian lezat seperti hakau, shumai, koutie, lumpia salmon, bakpao dan masih banyak lainnya.

Dimsum lezat dengan Harga satu porsinya sekitar Rp. 14.000 saja. Dimsum mbledos memiliki lokasi yang berada di Jalan Radio dalam raya no. 11, Pondok indah.

  1. Ketoprak Ciragil, Senopati

Street food Jakarta tanpa makanan khas Betawi tentu merupakan hal yang tidak mungkin. Makanan betawi dengan isian campuran lontong, tauge, kerupuk, sayur, telur, dan disiram bumbu kacang.

Berada di jalan Ciragil II No. 24 Jakarta selatan. Untuk datang ke sini, Kamu harus siap antre karena ciragil sendiri merupakan primadona di dunia kuliner jakarta.

Jakarta sebagai kota metropolitan tentu tidak membuat kuliner jalanannya hilang. Merasakan street food di jakarta dengan penerangan lampu kota merupakan suasana tersendiri yang mungkin jarang didapatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik