Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Tips Liburan untuk Self Healing Obati Stres Paling Ampuh

Ingin liburan untuk self healing tetapi tidak tahu bagaimana caranya agar benar-benar meredakan stresmu? Mungkin kamu perlu mengetahui beberapa tips berikut agar sesuai tujuanmu.

Istilah self healing atau penyembuhan diri sendiri saat ini sedang populer di Indonesia. Self healing merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyembuhkan rasa sakit, stres, atau pikiran penuh yang sedang melanda.

Ada berbagai cara atau kegiatan yang bisa dilakukan untuk self healing. Mulai dari menyibukkan diri dengan hobi lama, mencoba pengalaman baru, menikmati hal-hal yang disukai, hingga pergi liburan.

Hal yang Tidak Boleh Dilewatkan Ketika Liburan untuk Self Healing

Namun, tidak seperti kegiatan berlibur pada umumnya, liburan untuk self healing ini sedikit berbeda. Agar sesuai tujuanmu untuk menghilangkan stres dan mengembalikan mental sehatmu, jangan lewatkan beberapa tips penting berikut.

  1. Tentukan Tempat Tujuan

Hal pertama yang harus kamu tentukan adalah tempat liburan. Menentukan tujuan dan agenda ketika ingin berlibur adalah hal yang penting. Namun, jika ada yang tidak sesuai di lapangan, tetaplah bersenang-senang.

Tempat yang bisa dikunjungi ketika hendak liburan untuk healing adalah pegunungan, pantai, atau justru sebuah kota yang belum pernah kamu datangi. Sebab tempat yang baru akan membuatmu lebih antusias.

  1. Hindari Tempat-Tempat yang Berkaitan dengan Sumber Stres

Hindari tempat-tempat yang berkaitan dengan sumber stres. Apabila kamu sedang patah hati, jauhi tempat-tempat yang bisa mengingatkanmu dengan mereka. Itulah mengapa tempat baru yang belum dikunjungi akan lebih baik.

Apabila kamu ada masalah pekerjaan atau keluarga pergilah ke tempat yang tenang. Jika perlu beranjaklah dari kota yang rutinitasnya membuatmu lelah. Kamu bisa memilih kota-kota sejuk atau pulau yang tenang.

Jika di pulau Jawa kamu bisa pergi ke Dieng Wonosobo, Batu Malang, Sukabumi, Gunung Ungaran, atau Gunung Bromo. Atau pergilah ke pulau-pulau kecil di bagian Timur Indonesia yang memang terkenal indah.

  1. Tempat yang Tidak Ada Sinyal Bisa Jadi Solusi

Tempat yang masih sepi, tenang dan tidak ada sinyal bisa menjadi pilihan yang tepat. Sebab kamu tidak akan diganggu siapapun atau terpancing melihat media sosial yang mungkin merupakan sumber masalahmu.

Tapi, jangan lupa izin dulu ya supaya tidak menimbulkan masalah tambahan. Ambilah cuti semaksimal mungkin dari pekerjaanmu. Jangan hanya sehari, jika bisa 3 hari atau lebih.

  1. Carilah Tempat yang Menawarkan Banyak Aktivitas

Jika kamu tidak sanggup merasa kesepian, carilah tempat yang menawarkan banyak aktivitas. Sibukkan diri dengan hal-hal yang menyenangkan. Bisa objek wisata yang memacu adrenalin, mendaki gunung, atau justru tempat prakarya.

  1. Pergilah Sendiri

Apabila selama ini kamu sering berlibur rame-rame, cobalah untuk pergi sendiri. Sebab, kamu akan jadi lebih fokus kepada dirimu sendiri dan dapat mengenal diri lebih baik.

Kamu tidak perlu khawatir akan mati gaya, sebab kamu bisa melakukan banyak aktivitas baik yang ditawarkan di tempat maupun yang bisa kamu ciptakan sendiri. Misal fotografi, jurnaling, atau apapun yang membuatmu lebih dekat dengan diri sendiri.

  1. Kenali Masalahmu dan Berdamailah

Jika ingin liburan untuk self healingmu mampu mengobati stres atau masalah yang tengah kamu hadapi maka jangan hanya bersenang-senang saja. Sisihkan waktu 3 hari atau lebih untuk berlibur.

Setelah kamu bersenang-senang dan menyibukkan diri dengan aktivitasmu, lakukanlah perenungan di hari terakhir sebelum pulang. Jangan sampai ketika kamu pulang, kamu kembali dengan masalah dan pikiran burukmu.

Tanyakan pada dirimu sendiri apa yang menjadi masalah dan apakah masalah tersebut benar-benar menghalangi langkah hidupmu. Setelah 2 hari bersenang-senang dan pikiranmu jernih kamu akan lebih mudah mengontrol emosimu.

Jadi, jangan pernah melewatkan monolog di hari terakhir liburanmu. Berdamailah dengan apa yang menjadi masalahmu dan katakan pada diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja ketika pulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik