Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Jika Kamu Seorang Guru, Kunjungi Beberapa Wisata di Sulawesi Berikut!

Kenapa seorang guru, kunjungi beberapa wisata di Sulawesi? Tujuannya adalah agar peran sebagai seorang tenaga pendidik menjadi lebih tampak. Selain itu, dengan mendatanginya, pengetahuan menjadi lebih berlimpah dan bisa membagikannya ke para siswa.

Pilihan Tempat Wisata Sulawesi untuk Seorang Guru

Sulawesi memiliki banyak sekali destinasi berlibur yang sayang bagi siapa saja untuk melewatkannya. Oleh karena itu, kunjungi beberapa wisata di Sulawesi. Dengan mendatanginya, seorang tenaga pengajar bisa membagikannya pada para murid. Berikut contohnya:

  • Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat

Salah satu tempat wisata yang bisa menjadi pilihan berhubungan dengan profesi pengunjung sebagai seorang guru adalah Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat. Jika berniat mendatanginya, Kamu bisa pergi ke Jalan Jenderal Sudirman, Desa Baru, Ujung Pandang, Kota Makassar.

Kunjungan ke Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat bisa menjadi salah satu upaya menambah pengetahuan untuk nantinya guru bagikan kepada murid. Para peserta didik perlu tahu bahwa bangunan ini hadir karena peristiwa bersejarah kala Belanda masih menguasai wilayah Irian Barat.

  • Taman Prasejarah Leang Leang

Nah, Taman Prasejarah Leang Leang juga bisa menjadi salah satu pilihan bagi para guru dalam mencari tempat wisata. Lokasinya masih dalam area Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN BaBul). Leang sendiri merupakan bahasa daerah Makassar yang artinya adalah goa.

Taman Prasejarah Leang Leang bisa memberikan pengetahuan lebih bagi para murid. Oleh karena itu, guru patut untuk mengunjunginya guna mewakilkan dan menyebarkan ilmu nantinya. Pengunjung bisa menemukan lukisan zaman paleolitikum hingga lukisan tangan manusia berwarna merah dan putih.

  • Goa Mampu

Guru sains yang ingin memberikan pengetahuan berdasarkan pengalaman melihat langsung mengenai gua dengan stalagmit dan stalagtit kepada para murid perlu mengunjungi Goa Mampu. Kamu bisa menemukannya dengan pergi ke alamat Desa Cabbeng, Dua Boccoe, Bone.

Selain adanya stalagmit dan stalagtit, pengunjung dengan profesi guru juga bisa menyaksikan wujud nyata dari para kelelawar sehingga mampu menceritakannya kepada para murid. Sebagai pengetahuan tambahan, kotoran dari hewan nokturnal ini dapat bermanfaat menjadi pupuk guano.

  • Taman Laut Bunaken

Taman Laut Bunaken merupakan salah satu tempat wisata yang sangat populer. Pemandangan bawah laut begitu memukau bisa menyelam saksikan. Seorang guru juga bisa menjadikannya opsi berlibur berhubungan dengan profesinya itu. Memang apa hubungan antara dua hal ini?

Taman Laut Bunaken merupakan wujud nyata kekayaan Indonesia yang sewaktu-waktu bisa saja rusak dan hilang begitu saja. Oleh karena itu, setelah menyaksikan keindahannya secara langsung seorang guru tahu betapa berharganya hal ini dan menyampaikan urgensi menjaganya pada murid.

  • Taman Nasional Tangkoko

Satu lagi tempat wisata rekomendasi untuk pengunjung dengan profesi guru, yaitu Taman Nasional Tangkoko. Mengapa demikian? Destinasi berlibur seperti ini memiliki sifat dekat dengan alam sehingga nantinya seorang tenaga pendidik bisa memahami seberapa penting keberadaannya.

Taman Nasional Tangkoko, merupakan habitat dari dua jenis hewan yang keberadaannya sudah semakin sedikit yaitu Tarsius dan Yaki. Kelangkaan ini tentunya juga mendapat pengaruh dari lingkungan. Oleh karena itu, guru perlu mengajarkan kepada para murid untuk melestarikannya.

  • Benteng Somba Opu

Salah satu tujuan wisata yang bisa seorang guru pilih sebagai bahan edukasi bagi para murid adalah Benteng Somba Opu. Bangunan ini sudah berdiri sangat lama sejak sekitar tahun 1525. Pendirinya adalah Sultan Gowa ke IX. Tahun 1669, VOC menguasainya dan menghancurkannya.

Dahulu kala, fungsi Benteng Somba Opu adalah sebagai pusat dari perdagangan dan pelabuhan rempah-rempah. Sekarang keberadaannya sebagai bangunan bersejarah begitu penting. Seorang guru bisa memberikan pengetahuan ini kepada para murid setelah mengunjunginya.

  • Goa Tampang Allo

Satu lagi rekomendasi destinasi wisata bagi Kamu para guru yang ingin mengunjungi suatu tempat untuk membagikannya kepada para murid, Goa Tampang Allo namanya. Tidak seperti goa pada umumnya, tampilannya justru lebih seperti “Kuburan” masyarakat Toraja.

Pengetahuan mengenai tradisi suku Toraja ini bisa seorang guru bagikan pada para murid. Harapannya tentu agar peserta didik tahu ada goa dengan tampilan tak biasa yang begitu unik menarik.

Berkunjung kelokas wisata di atas, tujuannya tentu untuk menambah pengetahuan dan membagikannya pada para murid. Sebab, ilmu tidak hanya sebatas tulisan pada buku saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik